Fenomena yang booming dikalangan anak muda zaman now sangat banyak, salah satunya yang sedang digandrungi sekarang  adalah fenomena HIJRAH. Apabila diperhatikan sekilas, fenomena dan euforia hijrah ini sangat positif. Tetapi...

Tetapi banyak yang hijrah hanya casing saja, hijrah dipenampilan saja, ikut-ikutan tren ngikutin kajian dll. Tidak kah kita yang berhijrah mempertanyakan, apakah jalan hijrahku saat ini benar, atau malah keluar dari kandang komodo masuk ke kandang buaya? Banyak terlihat mereka yang baru-baru hijrah, seperti pelari sprint, ingin cepat bisa dan ingin serba instan tanpa mau memulainya dari yang dasar-dasar dulu, hingga akhirnya mereka cepat lelah dah kemudian hilang dihantam futur yang berkepanjangan. Tidak sedikit kejadian seperti yang disebutkan, disebabkan beberapa hal yang salah satunya adalah tidak tahan terhadap ujian yang dihadapi pada saat berhijrah.

Ada diantara mereka yang dulu adalah seorang manager atau petinggi di sebuah lembaga ribawi, setelah hijrah harus memulai dari nol, kemudian tidak tahan dan berakhir dengan balik lagi ke pekerjaan yang Allah dan RasulNya laknat itu. Ada juga diantara mereka yang dulunya adalah orang yang populer, tetapi setelah berhijrah, pemasukannya berkurang bahkan terkadang tidak ada pemasukan sama sekali, dinyinyirin keluarga dan tetanga, terpikir untuk eksis kembali populer dan terkenal seperti sebelumnya. Laa haula wa laa quwwata illa billaah..

Semua terngantung niat kita pada saat hijrah.. Apakah kita hijrah karena Allah 'Azza wa Jalla ataukah hanya karena euforia sesaat? Tanyakan pada diri kita masing-masing.

O iya, jangan lupa untuk pilih-pilih siapa guru yang akan mengajarkan ilmu kepada kita, darimana kita mengambil ilmu agar hijrah kita tidak salah langkah, karena tidak sedikit mereka yang hijrah ke jalan yang salah yang berakhir dengan suka mencaci maki pemerintah, demonstrasi bahkan sampai ke Bom Bunuh diri!!! Parah euy.. Imam Muhammad ibnu Sirin berkata : "Sesungguhnya ilmu agama (yang kamu pelajari) adalah agamamu (yang akan membimbingmu meraih ketakwaan kapada Allâh), maka telitilah dari siapa kamu mengambil (ilmu) agamamu."

Biar hijrah kita istiqomah dan tidak salah langkah, silahkan simak kajian-kajian yang disampaikan asatidzah kita Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, Ustadz Harits Abu Naufal, Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri, Ustadz Muflih Safitra, Ustadz Farhan Abu Furaihan dan Ustadz Erwandi Tarmizi hafizhahumullah. Silahkan gunakan fasilitas pencarian dengan kata kunci HIJRAH, insyaaAllah akan kita temukan audio-audio yang kita inginkan.